Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 September 2013

Jika Jodoh Tak Kunjung Datang


Nice artikel copas dari:
http://sekolahpernikahan.ning.com/blog/tak-jua-bertemu-jodoh


Tangis! Jengah! Bosan! Iri! Putus Asa! Beberapa hal itu banyak dikeluhkan oleh muslimah yg mencurahkan isi hatinya pada saya, akan harapannya untuk menikah. Terutama bagi mereka yang merasa usia sudah tak lagi muda, atau jua mereka yang memang sudah merasa butuh untuk menikah. Semenjak hadirnya buku “Menikah Itu Mudah”, memang banyak sekali yang mempercayakan saya untuk menjadi problem solver beberapa pembaca, terutama mengenai Galau, Cinta dan Pernikahan. Hamdallah, dengan hadirnya mereka, membuat saya bersyukur dan bahagia bahwa Allah masih mempercayakan saya agar bisa bermanfaat bagi orang lain. 
Artikel kali ini pun, saya persembahkan khusus untuk beberapa ukhti yang kemarin-kemarin mencurahkan perasaannya, akan kegundahan hati yang sudah ingin menikah namun belum jua ada jodohnya.Sedih rasanya, di satu sisi banyak akhwat muslimah yang menjaga diri baik-baik dan telah siap menikah, namun ternyata harus menelan kekecewaan karena tak juga bertemu dengan kriteria pasangan yang tepat. Di sisi lain, ada juga mereka yang sudah memiliki calon pasangan bahkan ada juga yang menempuh jalur pacaran, namun masih saja banyak alasan dan hambatan untuk menghalalkannya. Namun kali ini, yang akan saya bahas adalah yang pertama, ‘kenapa diri yangs udah siap menikah namun tak jua bertemu dengan jodohnya?”
Banyak hal yang bisa menjadi faktor penghambat alias “Hijab” antara diri kita dan jodoh kita, yang menjadi penghambat kita untuk segera menyempurnakan separuh agama. Semuanya pernah saya alami saat saya belum jua bertemu dengan jodoh saya. Hingga akhirnya saya ikhtiarkan beberapa poin di bawah ini, agar tak menghambat saya untuk segera bertemu jodoh saat itu : 

1. Sudah benarkah “Niat Menikah” kita? 

Banyak yang merasa sudah siap menikah, karena ingin ibadah, ingin segera menyempurnakan separuh agama, ingin dekat dengan Allah dll. Tapi benarkah ‘alasan’ itu yang ada dalam sanubari terdalam? Tidakkah niat menikah karena faktor external; cemoohan orang lain, iri hati pada yang lain, kebosanan hidup sendiri, dll? Hati itu seonggok daging yang hanya diri kita dan Allah yang tahu, sesekali selamilah kedalamannya, tanyakan pada hati kita, benarkah “Allah” sudah mendominasi posisi dalam niatan hati kita untuk menikah? Kalau belum, pantaskah menghujat Allah yang masih menghijabi jodoh dan kita? 

Selasa, 03 September 2013

Obat Penyakit "MALAS"

Sometime, rasa MALAS itu datang tanpa permisi dan bikin daily activities jadi berantakan. kalo udah dilanda penyakit yang satu ini otomatis dramatis deh. males kerja, males maen, males belajar, males ketemu orang, males ngomong dan males2 yang lainnya. tapi, jarang sih ada yang bilang males bernafas ;)) kalo ada yang begitu, waahh...hebat bener :D lagi blog walking gw nemu postingan orang tentang bagaimana mengatasi rasa malas. perlu di contoh nih, dan mudah2an bisa memberikan manfaat buat yang baca juga :)

(copas dari blog tetangga  http://putrisangpejuang.wordpress.com)
Deni sedang agak malas bekerja hari ini. Rasanya masih ingin libur. Kok cepat sekali liburan berakhir. Rasanya baru sebentar libur, eh sudah harus bekerja lagi.
Tapi, kemudian Deni teringat suatu kejadian yang menggerakkan hatinya ketika belum lama berselang dia pulang kampung untuk merayakan tahun baru bersama orang tua dan saudara-saudaranya. Ketika dalam perjalanan ke kotanya, di kereta api Deni bertemu seseorang. Orang tersebut duduk di kursi sebelah kirinya dan hanya dipisahkan oleh jalan untuk lalu lalang. Seorang pemuda. Sederhana. Biasa saja. Tidak terlalu istimewa.
Yang membuatnya istimewa adalah pemuda tersebut terus menerus dipuji-puji oleh teman-temannya. Mereka semua berlima. Teman-temannya tak henti-hentinya memujinya, menggodanya, menepuk-nepuk bahunya, dan menyalaminya berulang-ulang. Sebaliknya pemuda tersebut hanya senyum-senyum dan tertawa.
Di tengah perjalanan, setelah teman-teman pemuda tersebut tidak terlalu ribut lagi, tiba-tiba pemuda tersebut menyapa Deni. Mau pinjam koran yang dipegang Deni. Tentu saja Deni tidak keberatan untuk meminjamkan korannya. Apalagi dia sudah selesai membacanya. Tak lama kemudian pemuda tersebut mengembalikan korannya dan mereka berdua terlibat dalam pembicaraan.

Kamis, 11 Juli 2013

1 Hari 1 Juzz


Hari ini udah hari kedua di bulan ramadhan, masih sangat semangat membara untuk terus berlomba mengumpulkan pahala sebanyak2nya. salah satu ibadah terbaik yang pada bulan ini dilipat gandakan pahalanya adalah membaca al-qur'an. Subhanallah begitu dermawan dan mulia sekali ALLAH SWT memberikan ganjaran kepada orang2 yang senantiasa membaca al-qur'an. well, dalam al-qur'an ada 30 juzz dan puasa ramadhan sebanyak kurang lebih 30 hari. jadi kalo dibagi, dalam 1 bulan ini qta bisa khatam alqur'an dengan cara membaca 1 hari 1 juzz :)
masih inget dibulan2 yang lalu gw ikut gabung jadi siswa pengajian di mesjid Al-Hikmah, Mampang. disana tempat jebolannya tahfidz qur'an. subhanallah kalo denger ceritanya banyak orang2 yang umurnya sudah tidak muda lagi yang mungkin untuk menghafal sesuatu perlu ekstra kerja keras namun tidak mengurungkan niat mereka untuk menghafal al-qur'an. salut sama ustad2 dan ustadzah yang dengan istiqomah mengajar mengaji siswa2nya. sayangnya gw berenti ditengah jalan dikarenakan sering bolos karna ada urusan lain yang terkadang ga bisa gw tinggalkan pada waktu itu :( 
pesan ustadzah yang ngajar gw adalah "1 hari 1 juzz". well, itu aga berat juga menurut gw, padahal ga ada yang berat juga si didunia ini selama qta bisa menjalankannya dengan baik. namun memang namanya manusia lebih banyak ngeluhnya dibanding usahanya. sedikit info yang mw gw share, info yang bagi gw sih sangat membantu banget dan bisa dikerjakan selama bulan suci ini, dan syukur2 dilanjutkan selamanya. info tersebut adalah bagaimana qta bisa khatam qur'an dalam 1 bulan dengan cara metode 1 hari 1 juzz. dan ada beberapa metode yang bisa tinggal dipilih mana yang terbaik menurut anda. cekidot...

Kamis, 15 November 2012

Pesan Terakhir Rosululloh SAW Sebelum Wafat

Beberapa bulan lalu gw ikut pelatihan ESQ di menara 165, subhanallah luar biasa hikmah yang didapat setelah ikut pelatihan disana. tanpa gw sadari, selama ini gw udah terlalu jauh sama ALLAH. jarang dan sering kali lalai menjalankan perintah-Nya,dan ga jarang juga gw malah mendekatkan diri ke larangan-Nya, astagfirulloh...:( 
Reminded tentang perjuangan Baginda Rosulullah SAW ketika mendapat wahyu dan mengajak umatnya hijrahdari zaman jahiliyah ke zaman penuh cahaya dan rahmat ALLAH. masih inget juga gw kata2 kakak kelas gw waktu ikut rohis dia pernah bilang bahwa :Baginda Rosulullah itu ud bawa qta hijrah dari zaman onta ke zaman toyota" :) qta diajarkan sejarah peradaban umat islam di bangku sekolah, mungkin yang sampe saat ini masih aktif ikut pengajian mereka masih tetap hangat diingatan bagaimana perjuangan Rosulullah beserta para sahabatnya merebut kemenangan demi kemenangan dalam peperangan melawan kaum kafir demi menegakan agama ALLAH. 
Gw acungin 4 jempol juga buat pak Hatem Ali yang berhasil membuat film "OMAR" yang tayang selama bulan ramadhan 1433 H lalu, beliau mengemas sejarah islam kedalam bentuk visual yang lebih menarik sehingga lebih mudah dimengerti pemahamannya. dibeberapa episode gw sempet nangis nontonnya apa lagi pas episode yang menceritakan tentang Baginda Rosulullah dimasa2 sudah mendekati kepergiannya menghadap ALLAH :(
Diriwayatkan bahwa surah Al-Maaidah ayat 3 diturunkan pada saat sesudah waktu asar yaitu pada hari Jumaat di padang Arafah pada musim haji penghabisan (Wada’). Pada masa itu Rasulullah SAW berada di Arafah di atas unta. Ketika ayat ini turun Rasulullah SAW tidak begitu jelas penerimaannya untuk mengingati isi dan makna yang terkandung dalam ayat tersebut. Kemudian Rasulullah SAW bersandar pada unta beliau, dan unta beliau pun duduk perlahan-lahan. Setelah itu turun malaikat Jibril AS dan berkata,
“Wahai Muhammad, sesungguhnya pada hari ini telah disempurnakan urusan agamamu, maka terputuslah apa yang diperintahkan oleh Allah SWT dan demikian juga apa yang terlarang olehnya. Oleh itu kamu kumpulkan para sahabatmu dan beritahu kepada mereka bahwa hari ini adalah hari terakhir aku bertemu dengan kamu.”

Kamis, 20 September 2012

BENTUK BUMI MENURUT QURAN DAN BIBLE



Jika kita lahir di zaman kuno, saat belum ada teknologi, lalu kita berdiri di tepi laut, atau dipuncak gunung, maka sejauh mata memandang, kita cuma boleh melihat 1 A. kita,tak mungkin tahu jika bumi itu berbentuk bundar pipih. Tapi, 1 buah Kitab, berani menentang pemikiran yang tak benar pada masa itu.

"Dia menciptakan langit dan bumi dengan benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam..." (Al Qur'an, 39:5)
 
Dalam Al Qur'an, kata-kata yang digunakan untuk menjelaskan tentang alam semesta sungguh sangat penting. Kata Arab yang diterjemahkan sebagai "menutupkan" dalam ayat di atas adalah "takwir".

Selasa, 24 Juli 2012

Encouragement

Lagi iseng-iseng browsing trus ada yang share artikel mengenai pola mendidik dengan cara memberikan dorongan kepada peserta didik. Pikiran gw jadi melanglang buana flashback ke masa lalu waktu jamannya masih kuliah dan lagi menghadapi skripsi. setengah mati rasanya menyusun bab demi bab, membanguna aplikasi websederhana pendukung paper yang memang diwajibkan bagi calon sarjana komputer khususnya program studi sistem informasi untuk membuat sebuah produk, dalam hal ini berupa software atau aplikasi yang nantinya akan di presentasikan saat sidang skripsi.

Rasa lelah, takut, marah, sedih campur aduk dan tak bisa terurai dalam kata-kata untuk menuangkan rasa pada saat itu. beruntung gw dapet dosen yang luar biasamemberikan dukungan dan bantuan sepenuhnya dalam menyelesaikan skripsi gw dulu. dan ga lupa juga buat my lovely sister yg juga turut membantu gw dalam proses mendapatkan gelar S.Kom :D 

pengalaman jadi mahasiswa menjadikan gw turut empati sama mahasiswa gw sekarang yang lagi pada stres ngadepin skripsi. (what, "mahasiswa gw?!?") yup betul bgt, sekarang gw berprofesi sebagai dosen :D sebenernya sih gw sendiri masih belum merasa sepenuhnya jadi dosen, kadang malah malu kalo ditanya orang "kerja dmn?" dan gw harus jawab "dikampus" dan pertanyaan berantai berikutnya pasti ujung2nya nanya sebagai apa? whatever lah.

Well, back to topic bahwa sebenernya gw pengen shared artikel yang gw singgung2 diawal paragraph tadi, tp malah curcol. oke, monggo dibaca artikel berikut. buat para pengajar yang maaf, seneng menggojlok mahasiswanya pada saat ujian, mungkin bisa lebih berfikir lagi dan mudah2an artikel dibawah ini bisa memberikan qta pencerahan :D

Minggu, 01 Juli 2012

Bulan Sya'ban

Tak terasa sudah hampir pertengahan bulan sya'ban, dan bulan berikutnya adalah bulan dimana umat islam menjalankan puasa 1 bulan lamanya yaitu bulan ramadhan. banyak dari kita (termasuk saya) terkadang berfikir bahwa ketika bulan sya'ban sudah tidak diperbolehkan berpuasa sunah. tapi ternyata itu salah, beberapa sumber mengatakan tidak demikian. nah sedikit share mengenai bulan sya'ban saya dapat dari milistnya kafemuslimah. smoga bisa menjadi pencerahan dan bermanfaat :)

Keutamaan Bulan Sya’ban

Dari Usamah bin Zaid, beliau berkata, “Katakanlah wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu berpuasa selama sebulan dari bulan-bulannya selain di bulan Sya’ban”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
“Bulan Sya’ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Oleh karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan.” (HR. An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).

Sabtu, 23 April 2011

1 Tamparan Untuk 3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di luar negeri, kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang guru agama, kiyai atau siapa saja yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kiyai.

Pemuda : Anda siapa Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanya an saya?
Kiyai   : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Jumat, 18 Maret 2011

SEBELUM KITA MENGELUH

Terkadang diotak kita terlalu bayak keluh kesah mengenai berbagai hal yang kita alami saat ini. entah mengenai pekerjaan ataupun tentang kehidupan yang terasa ko kayanya begini-begini aja. kita mengeluh tanpa sadar bahwa apa yang kita keluhkan itu ternyata masih bayak orang yang mengalami ketidak beruntungan jika dibandingkan dengan apa yang kita miliki saat ini. 
 
Sebelum Kita Mengeluh, coba kita renungkan beberapa pernyataan dibawah ini :

Kamis, 03 Maret 2011

Gaji Papa Berapa ?

"Bagi dunia kau hanya seseorang, tapi bagi seseorang kau adalah dunianya"

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya.

Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

"Kok, belum tidur ?" sapa Andrew sambil mencium anaknya.

Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah
menjawab,
"Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?"

Senin, 27 Desember 2010

BERSYUKUR

Begitu banyak dan melimpah nikmat ALLAH yang telah diberikan-Nya padaku hingga detik ini dimana telah kuhabiskan waktuku di dunia ini selama 24 tahun. Betapa beruntungnya ak dibandingkan kebanyakan orang yang memiliki kondisi jauh lebih kekurangan dibandingkan ak.
tapi terkadang, sering kali malah ak selalu mengeluh, mengeluh dan mengeluh....
selalu merasa kurang, kurang dan kurang....dan selalu ingin lebih, lebih dan lebih....
ya ALLAH...

Kamis, 09 September 2010

PERJALANAN HIDUP


Begitu banyak hal yang tlah kualami 2 tahun terakhir ini. pahit manisnya kehidupan tlah mendewasakanku, skaligus memberiku banyak pelajaran tentang lika liku kehidupan. tak hanya suka, namun banyak hal yang tak pernah terduga sebelumnya kan terjadi pada diriku yang akhirnya memberiku pelajaran berharga tentang hidup. Ya ALLAH, begitu banyak hal yang menimpaku 2 tahun terakhir ini yang membuatku terkadang merasa inikah nasib yang harus ku alami? inikah jalan hidup yang harus ku tempuh? mengapa ak dilahirkan hanya untuk menyakiti hati orang lain? terlihat hina dimata orang yang tak sengaja ku sakiti. begitu bodoh dan dungunya ak tak bisa melihat dan menilai mana yang benar dan mana yang salah.

Rabu, 21 April 2010

W AN I T A


Ketika Tuhan menciptakan wanita, DIA lembur pd hari ke enam..

Malaikat dtg dan bertanya, "Mengapa begitu lama, Tuhan?"

Tuhan menjawab: "Sudahkah engkau lihat semua detail yg SAYA buat untuk menciptakan mereka?"
"2 tangan ini hrs bisa dibersihkan, tetapi bahannya bukan dr plastik. Setidaknya trdiri dr 200 bagian yg bisa digerakkan dan berfungsi baik utk segala jenis makanan. Mampu menjaga banyak anak di saat yg brsamaan. Pny pelukan yg dpt menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan. ., dan semua dilakukannya cukup dgn DUA tangan ini"

Malaikat itu takjub..
"Hanya dgn dua tangan? Impossible!"
"Dan itu model standart?!"
"Sudahlah Tuhan, cukup dulu utk hari ini, besok kita lanjutkan lagi utk menyempurnakannya. "

"Oh.. Tidak, SAYA akan menyelesaikan ciptaan ini, krn ini adalah ciptaan favorit SAYA."
"Oh yah.. Dia jg akan mampu menyembuhkan dirinya sendiri, dan bisa bekerja 18 jam sehari.."

Malaikat mendekat dan mengamati bentuk wanita ciptaan Tuhan itu..

"Tapi ENGKAU membuatnya begitu lembut Tuhan?"

"Yah.. SAYA membuatnya lembut. Tapi engkau belum bisa bayangkan kekuatan yg SAYA berikan agar mereka dpt mengatasi banyak hal yg luar biasa."

"Dia bisa berpikir?", tanya malaikat.

Tuhan menjawab: "Tidak hanya berpikir, dia mampu bernegosiasi. "

Malaikat itu menyentuh dagunya..
"Tuhan, ENGKAU buat ciptaan ini kelihatan lelah & rapuh! Seolah terlalu banyak beban baginya."

"Itu bukan lelah atau rapuh.. Itu air mata", koreksi Tuhan..

"Untuk apa?", tanya malaikat..

Tuhan melanjutkan: "Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan."

"Luar biasa, ENGKAU jenius Tuhan", kata malaikat..
"ENGKAU memikirkan segala sesuatunya, wanita ciptaanMu ini akan sungguh menakjubkan! "

Ya mestiii..!
Wanita ini akan mempunyai kekuatan mempesona laki2..
Dia dpt mengatasi beban bahkan melebihi laki2..
Dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri..
Dia mampu tersenyum bahkan saat hatinya menjerit..
Mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan..

Dia berkorban demi orang yg dicintainya. .
Mampu berdiri melawan ketidakadilan. .
Dia tidak menolak kalau melihat yg lebih baik..
Dia menerjunkan dirinya utk keluarganya. .
Dia membawa temannya yg sakit utk berobat..

CINTANYA TANPA SYARAT..

Dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang..
Dia girang dan bersorak saat melihat kawannya tertawa..
Dia begitu bahagia mendengar kelahiran..
Hatinya begitu sedih mendengar berita sakit dan kematian..

Tetapi dia selalu pny kekuatan utk mengatasi hidup..
Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka..

Hanya ada satu hal yg kurang dari wanita..
DIA LUPA BETAPA BERHARGANYA DIA...


(Sumber : copas dari kiriman milist)

Minggu, 04 April 2010

Ayah,,,kembalikan tangan Ditha!!!

Sepasang suami isteri – seperti pasangan lain di kota-kota besar meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah sewaktu bekerja. Anak tunggal pasangan ini, perempuan cantik berusia tiga setengah tahun. Sendirian ia di rumah dan kerap kali dibiarkan pembantunya karena sibuk bekerja di dapur. Bermainlah dia bersama ayun-ayunan yang dibeli ayahnya, ataupun memetik bunga dan lain-lain di halaman rumahnya.

Suatu hari dia melihat sebatang paku karat. Dan ia pun mencoret lantai tempat mobil ayahnya diparkirkan, tetapi karena lantainya terbuat dari marmer maka coretan tidak kelihatan. Dicobanya lagi pada mobil baru ayahnya. Ya… karena mobil itu bewarna gelap, maka coretannya tampakjelas. Apalagi anak-anak ini pun membuat coretan sesuai dengan kreativitasnya.

Hari itu ayah dan ibunya bermotor ke tempat kerja karena ingin menghindari macet. Setelah sebelah kanan mobil sudah penuh coretan maka ia beralih ke sebelah kiri mobil. Dibuatnya gambar ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imaginasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari oleh si pembantu rumah.

Saat pulang petang, terkejutlah pasangan suami istri itu melihat mobil yang baru setahun dibeli dengan bayaran angsuran yang masih lama lunasnya. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini !!!” …. Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar.. Dia juga beristighfar. Mukanya merahpadam ketakutan lebih2 melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi diajukan pertanyaan keras kepadanya, dia terus mengatakan ? Saya tidak tahu..tuan.”
“Kamu dirumah sepanjang hari, apa saja yg kau lakukan?” hardik si isteri lagi.Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata “
  DIta yg membuat gambar itu ayahhh… cantik … kan !” katanya sambil memeluk ayahnya sambil bermanja seperti biasa.. Si ayah yang sudah hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon di depan rumahnya, terus dipukulkannya berkali2 ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa apa menagis kesakitan, pedih sekaligus ketakutan.

Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula belakang tangan anaknya.Sedangkan Si ibu cuma mendiamkan saja, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman yang dikenakan. Pembantu rumah terbengong, tdk tahu hrs berbuat apa…

Si ayah cukup lama memukul-mukul tangan kanan dan kemudian ganti tangan kiri anaknya. Setelah si ayah masuk ke rumah diikuti si ibu, pembantu rumah tersebut menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar.

Dia terperanjat melihat telapak tangan dan belakang tangan si anak kecil luka2 dan berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil menyiramnya dengan air, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga menjerit-jerit menahan pedih saat luka2nya itu terkena air.. Lalu si pembantu rumah menidurkan anak kecil itu..

Si ayah sengaja membiarkan anak itu tidur bersama pembantu rumah. Keesokkan harinya, kedua belahangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu ke majikannya.
“Oleskan obat saja!” jawab bapak si anak.Pulang dari kerja, dia tidak memperhatikan anak kecil itu yang menghabiskan waktu di kamar pembantu. Si ayah konon mau memberi pelajaran pada anaknya.

Tiga hari berlalu, si ayah tidak pernah menjenguk anaknya sementara si ibu juga begitu, meski setiap hari bertanya kepada pembantu rumah.
“Dita demam, Bu”…jawab pembantunya ringkas.
“Kasih minum obat demam aja ,” jawab si ibu. Sebelum si ibu masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dilihat anaknya Dita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Dita terlalu panas.
“Sore nanti kita bawa ke klinik.. Pukul 5.00 sudah siap” kata majikannya itu. Sampai saatnya si anak yang sudah lemah dibawa ke klinik. Dokter mengarahkan agar ia dibawa ke rumah sakit karena keadaannya sudah serius. Setelah beberapa hari di rawat inap dokter memanggil bapak dan ibu anak itu. “Tidak ada pilihan..” kata dokter tersebut yang mengusulkan agar kedua tangan anak itu dipotong karena sakitnya sudah terlalu parah dan infeksi akut…
“Ini sudah bernanah, demi menyelamatkan nyawanya maka kedua tangannya harus dipotong dari siku ke bawah” kata dokter itu.

Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar, tapi apa yg dapat dikatakan lagi. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si ayah bergetar tangannya menandatangani surat persetujuan pembedahan. Keluar dari ruang bedah, selepas obat bius yang disuntikkan habis, si anak menangis kesakitan. Dia juga keheranan melihat kedua tangannya berbalut kasa putih.

Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Ayah.. ibu… Dita tidak akan melakukannya lagi…. Dita tak mau lagi ayah pukul. Dita tak mau jahat lagi… Dita sayang ayah.. sayang ibu.”, katanya berulang kali membuatkan si ibu gagal menahan rasa sedihnya.

“Dita juga sayang Mbok Narti..” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuat wanita itu meraung histeris.

“Ayah… kembalikan tangan Dita. Untuk apa diambil.. Dita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Dita mau makan nanti?… Bagaimana Dita mau bermain nanti?…. Dita janji tdk akan mencoret2 mobil lagi, ” katanya berulang-ulang. Serasa hancur hati si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung2 dia sekuat hati namun takdir yang sudah terjadi tiada manusia dapat menahannya. Nasi sudah jadi bubur. Pada akhirnya si anak cantik itu meneruskan hidupnya tanpa kedua tangan dan ia masih belum mengerti mengapa tangannya tetap harus dipotong meski sudah minta maaf…

Tahun demi tahun kedua orang tua tsb menahan kepedihan dan kehancuran bathin sampai suatu saat Sang ayah tak kuat lagi menahan kepedihannya dan wafat diiringi tangis penyesalannya yg tak bertepi…, Namun…., si Anak dengan segala keterbatasan dan kekurangannya tsb tetap hidup tegar bahkan sangat sayang dan selalu merindukan ayahnya

Saudaraku..
Ketika kamu melontarkan kemarahan kepada orang lain apalagi terhadap orang terdekat kita..
OrangTua Kita,..Pasangan kita..Anak-anak kita
Kamu seperti menancapkan paku dipohon..
Kamu bisa mencabut kembali..
Tapi lubang bekas paku yang kau tancapkan..
Masih berbekas..
Begitulah..
Kata-kata kemarahan yang kamu lontarkan..
Perbuatan kamu yang disebabkan karena kemarahan..
Meninggalkan lubang dihati..
Walaupun kamu sudah meminta maaf..
Tapi lukanya tetap masih ada..
Perihnya masih tetap menyayat…

Menahan Amarah memang bukan pekerjaan mudah..
Ketika ada orang yang memancing emosi kita..
Darah ini gampang sekali naik keubun-ubun. .
Tangan sudah gemetar mau memukul..
Mulut sudah siap mengeluarkan sumpah serapah..
Karena itulah Allah memberikan Surga yang seluas langit dan bumi..
Bagi manusia yang bisa menahan amarahnya..

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang MENAHAN AMARAHNYA dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan
(Ali Imran:133-134)

Rasulullah bersabda “Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang, yaitu “A’uudzu billah mina-syaithaani- r-rajiim” “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk” (H.R. Bukhari Muslim)

Rasulullah “Kemarahan itu itu dari syetan, sedangkan syetan tercipta dari api, api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudlulah” (H.R. Abud Dawud).

“Kalau kalian marah maka duduklah, kalau tidak hilang juga maka bertiduranlah” (H.R. Abu Dawud).

Ajarilah (orang lain), mudahkanlah, jangan mempersulit masalah, kalau kalian marah maka diamlah” (H.R. Ahmad)

“Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia. Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya
dan tegangnya urat darah di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah ia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud). (H.R.. Tirmidzi) maksud sujud disini sholat sunnah dua raka’at.memohon kepada Allah agar dihilangkan amarahnya.
Maafkan Abi ya ..Anakkku tersayang..
Semoga Allah melembutkan hati kita dan menghiasinya dengan sifat sabar tanpa tepi..Amiin. .

Jumat, 19 Februari 2010

INILAH SESUNGGUHNYA KEBENCIAN KITA TERHADAP ORANG LAIN




Seorang Ibu Guru TK mengadakan "permainan". Ibu Guru menyuruh anak-anak tiap murid'nya membawa kantong plastik transparan 1 buah & kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama org yg dibenci. Sehingga jmlh kentang'nya tdk ditentukan brp, tergantung jumlah org yg dibenci.

Pd hari yg disepakati masing-masing murid membawa kentang dlm kantong plastik. Ada yg berjmlh 2, ada yg 3 bahkan ada yg 5. Spt perintah guru mereka, tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama org yg dibenci. Murid-murid hrs membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yg membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega krn penderitaan mereka akan segera berakhir.

Ibu Guru: "Bgmn rasanya membawa kentang selama 1 minggu?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pd umumnya mereka tidak merasa nyaman hrs membawa kentang-kentang busuk tersebut ke manapun mereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari " permainan " yang mereka lakukan.

Ibu Guru: "Seperti itulah kebencian yg selalu kita bawa-bawa apabila kita tdk bisa memaafkan orang lain.

Sungguh sangat tdk menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu, bgmn jk kita membawa kebencian itu seumur hidup ?
Alangkah tidak nyamannya ...

Krn itu, lepaskanlah pengampunan kepada orang yang Anda benci.
Krn ketika anda tidak mau mengampuni, anda seperti sdng memegang bola berduri. Semakin anda tdk mau melepaskan bola berduri itu, anda sendiri yg akan merasakan sakit. Karena itu tidak ada jln lain kecuali melepaskan pengampunan.

Jd bagi yg pernah aku sakitin, mohon maaf yah... Semoga tidak pernah ada kebencian diantara kita...:)

Amin .....

Sabtu, 06 Februari 2010

SEPOTONG WORTEL,SEBUTIR TELUR DAN SECANGKIR KOPI


Sepotong wortel, sebutir telur, dan secangkir kopi..... Engkau tidak akan memiliki pandangan yang sama lagi terhadap secangkir kopi setelah membaca artikel ini.

Seorang wanita muda menemui ibunya untuk menceritakan jalan hidup nya dan mengeluh bagaimana susah nya hidup nya. Dia tidak tau apakah dia sanggup menempuh jalan hidup nya atau dia hendak menyerah saja. Dia sudah capek menjalani nya. Sepertinya satu persoalnya terjawab, yang lain sudah menunggu.

Sang ibu membawa anak perempuannya ini ke dapur. Sang ibu mengisi tiga panci dengan air dan menaruhnya di atas kompor dan di panaskan dengan api yang besar. Setelah ketiga nya mendidih, sang ibu manaruh beberapa buah wortel di panci pertama, beberapa butir telur di panci kedua, dan beberapa sendok kopi di panci ketiga. Lalu ia mendiamkan nya sampai mendidih tanpa berkata apa-apa.

Setelah 20 menit berlalu, sang ibu mematikan kompor itu dan meletakan wortel, telur, dan kopi di mangkok masing-masing. Lalu dia bertanya kepada anak ini, apa yang kamu liat?

"Wortel, telur, dan kopi", jawab sang anak.

Sang ibu membawa anaknya lebih dekat lagi untuk melihat kembali dengan seksama dan meminta anak ini untuk menjamah wortel tersebut. Sang anak sadar wortel itu berubah dari keras menjadi empuk. Kemudian sang ibu minta anak ini untuk mengambil telur dan memecahkan nya. Setelah mengupas kulitnya, sang anak melihat telur yang keras dan matang. Kemudian sang ibu meminta anak ini untuk merasakan kopi nya. Sang anak tersenyum setelah mencium aroma sedap kopi itu. Lalu ia bertanya kepada ibunya,

"Apakah artinya semua nya ini, Bu?"

Sang ibu menjelaskan bahwa setiap obyek tersebut memiliki tantangan yang sama, yaitu: air mendidih. Tetapi setiap obyek memiliki reaksi yang berbeda.

Wortel yang tadinya keras dan kuat, setelah di rebus dengan air mendidih, menjadi lunak dan lemah.
Telur yang tadi nya sangat mudah pecah, kulit nya yang tipis melindungi isinya yang cair, setelah direbus dengan air mendidih, isinya yang tadi nya berair menjadi keras.

Bubuk kopi sangat unik. Setelah direbus dengan air mendidih, bubuk kopi itu yang merubah air tersebut. Bukan hanya merubah air yang merebus nya, tapi juga menghasilkan aroma yang sedap.

"Engkau mencerminkan obyek yang mana, anakku?". Ketika tantangan menghalang jalan hidupmu, bagaimana reaksi mu?

Kamu seperti wortel, telur atau bubuk kopi itu?

Pikirkanlah: apakah aku ini seperti wortel yang kelihatannya kuat, tetapi ketika menghadapi tantangan, aku menjadi lunak dan lemah?

Atau apakah aku ini memiliki hati yang lembut tetapi dapat berubah menjadi keras setiap kali mengalami panas nya suasana? Apakah aku memiliki roh yang lembut, tetapi setelah mengalami kegagalan, kesulitan keuangan, penyakit, dan tantangan yang laen nya menjadi keras?

Atau seperti bubuk kopi kan aku ini? Bubuk kopi itulah yang merubah air yang sebenernya membawa tantangan baginya. Dan ketika air itu menjadi panas mendidih, bahkan melepaskan aroma sedap nya kopi tersebut. Kalo engkau seperti bubuk kopi itu, ketika engkau mengalami kejadian terburuk dalam hidup mu sekalipun, engkau menjadi lebih baik dan bahkan sanggup merubah situasi di sekitar mu.

Bagaimanakah anda menghadapi tantangan hidup? Apakah anda seperti wortel, telur, atau bubuk kopi?

Jumat, 05 Februari 2010

Sembahyang Subuh di Mesjid

Seorang pria bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masjid .

Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid .

ditengah jalan menuju masjid, pria tsb jatuh dan pakaiannya kotor.

Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah,

dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI,

berjalan menuju masjid .


Dlm perjalanan kembali ke masjid , dia jatuh lagi di tempat yg sama!

Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah.

Di rumah, dia, sekali lagi, berganti baju,

berwudhu dan berjalan menuju masjid .

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang pria yg memegang lampu.

Dia menanyakan identitas pria tsb, dan pria itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid ,

jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..'

Pria pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .

Saat sampai di masjid , pria pertama bertanya kepada pria yang

membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya.

Pria kedua menolak.

Pria pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan,

lagi, jawabannya sama.

Pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.

Pria kedua menjawab

Aku adalah Setan (devil/ evil)


Pria itu terkejut dgn jawaban pria kedua.

Setan kemudian menjelaskan,

'Saya melihat kamu berjalan ke masj id ,

dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah,

membersihkan badan dan kembali ke masj id ,

Allah memaafkan semua dosa2mu.

Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan

bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal dirumah saja,

kamu tetap memutuskan kembali masjid .

Karena hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu.

Saya KHAWATIR jika saya membuat mu jatuh utk ketiga kalinya,

jangan2 Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu,

jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat....'

Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya.

Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yg akan kamu dapat

dari segala kesulitan yg kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut .

If forwarding this message will bother you, or take

too much time from you, then don't do it, but you will not

get the reward of it, which is great...

Rabu, 03 Februari 2010

BERAPA LAMA QTA DIKUBUR...?!?


Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 "

"Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya...

"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah..." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... "

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910"

"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya kan yah?"

Ayahnya tersenyum, "Lalu?"
"Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur ..... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata...

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un .... Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan...Dan apa yang akan datang di depannya...

"Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."